Minggu, 24 Januari 2010

Penulis Kristen


Salam dahsyat penulis!

Apa yang ada dalam benak pikiran Anda ketika ada tulisan "penulis Kristen"? Penulisnya beragama Kristen?, Tulisannya banyak ayat Alkitabnya? Atau dalam tulisannya selalu menuliskan kata Yesus? Mana yang benar?

Memang, semua jawaban di atas benar semua. Namun ada satu hal yang paling esensial, yaitu bahwa seorang penulis Kristen adalah seorang pelayan (bukan sekadar jemaat) yang terbeban melayani dalam bidang penulisan, di mana melalui tulisan yang dia hasilkan mampu membawa banyak pembaca yang dikenalkan kepada pribadi Yesus dan diharapkan aga mereka juga menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Tidak mesti dalam tulisan kita mencantumkan ayat-ayat Alkitab, cukup nilai-nilainya saja yang diangkat, supaya orang-orang di luar sana tidak terlalu curiga dan alergi dengan tulisan kita. Sehingga mereka tidak langsung mengabaikan artikel kita begitu baru membaca sekilas saja. Diharapkan nilai-nilai yang ditanamkkan mampu mengubah, tidak hanya paradigma si pembaca, tetapi world view nya jugaa diharapkan dapat diubahkan. Seseorang hanya mampu diubahkan world view nya menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya hanya melalui perjumpaan pribadi mereka terhadap Yesus Kristus. Sehingga terjadi perubahan yang drastis baik pada tubuh, jiwa, dan rohnya.

Menjadi penulis Kristen memang kerapkali menghadapi kendala yang cukup berat, baik dari kalangan Kristen sendiri maupun dari kalangan non-Kristen. Namun, bila kita mengingat pada pengorbanan Kristus yang jauh lebih besar yang sudah diberikan kepada kita, kendala dan halangan seberat apapun tidak akan menghalangi kita untuk tetap berjuang dalam menjalankan Amanat Agung Tuhan Yesus (Matius 28:19-20) untuk memberitakan Injil melalui tulisan.

Sasaran utama penulis Kristen adalah bukan hanya sekadar pembaca menyenangi dan mengagumi tulisan kita, namun bagaimana dia bisa mengagumi suatu pribadi yang luar biasa, yaitu Tuhan Yesus. Inti pemberitaannya ada untuk pengagungan dan pemuliaan nama-Nya. Supaya setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan, bagi kemuliaan Allah Bapa. Selamat menjadi mitra kerja Allah di bumi ini. (Tony Tedjo: Pendiri dan Ketua SOW, Pendiri dan Ketua KPR, Penggagas "membangkitkan 100.000 penulis rohani bagi Kristus di Indonesia pada tahun 2015", Penulis 7 buku, konsultan penerbitan dan penulisan)

1 komentar:

  1. ayo bangkitlah anak-anak Tuhan untuk menjadi penabur jiwa melalui tulisan. Tuhan Yesus memberkati.

    BalasHapus